DD KLINIK KUPANG RAYAKAN IDUL ADHA DALAM TOLERANSI

Idul Adha yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah kalender Hijriyah bukan sekedar mengorbankan hewan sebagai simbol kepatuhan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ada banyak pesan dan makna mulia tersimpan di dalamnya. Sebagian pesan bertutur tentang bagaimana perilaku terhadap Sang Khaliq, sebagian lainnya berkisah tentang adab sesama manusia tanpa membedakan unsur apapun.

Mengejawantahkan kedua pesan mulia itu, DD Healthcare menggelar rangkaian acara qurban di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada, Senin 11 Juli 2022 silam yang bertepatan dengan 11 Dzulhijjah 1443 Hijriyah. Tidak hanya menyembelih sejumlah hewan qurban, DD Healthcare juga menggenapi peringatan Idul Adha tahun ini dengan menggelar sunat massal bagi warga Kota Kupang. Meski sarat bermuatan ritual keagamaan, nyatanya distribusi daging qurban maupun program sunat massal ini tidak semata-mata dikhususkan bagi umat Muslim.

Pada pembukaan seremoni yang dilakukan di DD Klinik Kupang, Ketua MUI Kota Kupang H. Muhammad, M.S menyatakan dukungan penuh terhadap program acara yang dibesut DD Healthcare ini. Muhammad menegaskan bahwa program serupa dimaksud merupakan jembatan bagi toleransi hidup beragama di Kota Kupang khususnya dan Nusa Tenggara Timur Umumnya. Muhammad juga menyampaikan sejak awal mula kehadiran dan kontribusi DD Klinik sebagai representasi DD Healthcare membawa kemanfaatan yang signifikan bagi warga Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Selain diaminkan oleh sejumlah pejabat setempat yang hadir, selaku warga Non-Muslim, Oma Len Rihi Juga turut menguatkan pernyataan Ketua MUI Kota Kupang. Menurutnya, kehadiran DD Klinik Kupang sangat membantu kebutuhan layanan kesehatan yang memadai bagi warga Nusa Tenggara Timur. Layanan yang diberikan para tenaga Kesehatan DD Klinik Kupang selalu tersaji paripurna tanpa membedakan suku, ras dan agama. Bahkan cara persuasif dalam memberikan layanan, berhasil membangun kedekatan yang berujung pada keterbukaan warga dalam menerima informasi-informasi perihal kesehatan.

Mengomentari kegiatan sunat massal yang melibatkan tidak kurang dari 30 peserta, General Manager DD Healthcare, dr. Riswanda Noorisa menjelaskan bahwa ini merupakan model tanggungjawab sosial (social responsibility) DD Healthcare bagi masyarakat setempat yang rencananya akan ditempatkan di sejumlah DD Klinik yang ada di Indonesia. Bukan sekedar itu, Riswanda menambahkan bahwa metode khitan (circumcision) yang diterapkan merupakan metode teranyar dan teraman bagi pasien.

Seluruh informasi dan pernyataan tersebut dibenarkan oleh Manajer DD Klinik Kupang, Nur Atika Hidayat, S.Farm., Apt. Menurutnya, keberadaan DD Klinik Kupang di tengah penduduk yang mayoritas beragama Kristen bukan untuk memberikan layanan eksklusif. Sesuai prinsip layanan kesehatan, seluruh masyarakat tanpa pembedaan berhak untuk memperoleh layanan kesehatan. Demi memberikan layanan yang lebih sempurna, Nur Atika berharap fasilitas penunjang layanan di DD Klinik dilengkapi secara bertahap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya