Sayuran Organik : Langkah Menjaga Hidup Sehat dan Lingkungan

Saat ini kepedulian konsumen terhadap mutu produk dan kesehatan tubuh semakin meningkat yang berbanding lurus dengan peingkatan konsumsi bahan pangan organik dari tahun ke tahun. Bahan pangan organik merupakan hasil budidaya pada lahan yang sehat tanpa menggunakan bahan-bahan atau zat kimia yang berasal dari pupuk, bibit, atau benih tanaman, dan pembasmi hama. Cara budidaya dilakukan dengan penggunaan bahan-bahan alami dan tidak tercemar senyawa kimiawi buatan.

Peran pertanian organik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ekosistem dan organisme, dari manusia, makhluk hidup lain, dan lingkungan. Pertanian organik bertujuan untuk menghasilkan makanan bergizi dan bermutu tinggi yang menunjang peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Sayuran organik memiliki kandungan antioksidan yang jauh lebih tinggi dari sayuran non-organik. Selain itu ayuran organik juga memiliki kandungn kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin c, zat besi, magnesium, dan zink. Dengan kandungan sayuran organik maka akan meningkatan kekebalan tubuh orang-orang yang rutin mengkonsumsinya, tidur lebih berkualitas, dan dapat juga dapat mengontrol peningkatan berat badan berlebih.

Perbedaan antara sayur organik dan non-organik secara umum dapat dibedakan dari beberapa hal, yaitu :

    • Bibit : Bibit sayur organik didapatkan dari teknik budidaya tanaman alami, sedangkan bibit sayur non-organik biasanya diperoleh dari hasil rekayasa atau persilangan genetik.
    • Pupuk : Sayur organik sebagian besar menggunakan pupuk kandang dan kompos buatan sendiri, sedangkan pemupukan sayur non-organik biasanya menggunakan pupuk kimia buatan pabrik.
    • Pengolahan tanah : Tanah yang digunakan sebagai tempat menanam sayur organik diolah seminimal mungkin, sehingga akan menuruunkan resiko terjadinya kerusakan tanah.
  • Pengendalian hama : Pengendalian hama pada sayuran non organik biasanya menggunakan pestisida. Sedangkan sayur non organik hanya menggunakan teknik alami untuk mengurangi serangan hama. Hal ini mengakibatkan hasil panen tidak selalu berhasil diakibatkan serangan hama masih dapat terjadi. Hal ini yang menyebabkan harga sayur organik lebih mahal dibandingkan sayur biasa.

Selain dari cita rasa yang lebih segar, sayur organik juga dikaitkan dengan  kadar antioksidanvitamin C, zat besi, magnesium, dan zink yang lebih tinggi dibandingkan sayur non organik. Untuk beberapa jenis sayuran versi organik seperti brokoli, bayam, selada, dan seledri dinilai lebih sehat dibandingka  dengan versi non organiknya. Hal ini disebabkan karena jenis sayur-sayuran ini diketahui menyerap pestisida yang cukup banyak dalam tahapan produksinya. Kelebihan yang dapat kita peroleh dengan mengkomsumsi sayuran organik, diantaranya :

Lebih enak dan segar

Menurut konsumen sendiri sayuran organik memiliki rasa lebih manis, renyah dan segar.  Hal ini disebabkan oleh kandungan air dalam sayur tidak terlalu banyak apabila dibandingkan dengan sayur non organik. Kandungan air yang lebih sedikit ini juga menyebabkan sayur lebih tahan lama dari proses pembusukan. Makanan organik juga sering dijual secara lokal sehingga masih segar saat akan dikonsumsi.

Lebih sehat dan bergizi

Makanan organik tidak menggunakan bahan-bahan kimia seperti pupuk, pestisida,  serta bahan kimia lain yang tidak baik bagi kesehatan. Beberapa studi juga menunjukkan beberapa jenis sayuran versi organik mengandung lebih banyak gizi nutrisi seperti vitamin, magnesium, fosfor, zink dan besi dibanding sayuran non organik.

Tidak mengandung pengawet

Sayuran yang diproduksi dengan menggunakan pupuk kimia dan pestisida lebih awet karena melalui proses iradiasi. Hal ini mungkin dirasakan menguntungkan bagi petani, namun proses tersebut akan merusak konsistensi sayur dan menghilangkan kadar gizi yang terkandung sehingga tentunya akan merugikan bagi  tubuh. Jadi lebih aman mengkonsumsi sayur organik, kalaupun akan lebih cepat mengalami pembusukan dibanding sayuran non organik

Meningkatkan kesehatan otak

Sayuran organik bebas GMO (Genetically Modified Organism), yaitu proses modifikasi genetik pada sayuran yang dapat menyebabkan DNA sayuran mengalami perubahan. Hal ini apabila dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan otak bahkan terjadinya kerusakan organ dalam. Dengan bebas GMO karena semua prosesnya natural, sayuran organik sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan otak.

Menjaga kelestarian lingkungan

Salah satu kelebihan dari tanaman organik adalah lebih ramah terhadap lingkungan. Tanaman organik tidak menggunakan bahan-bahan kimia, sehingga proses produksi tidak akan mencemari tanah, air, dan udara. Lingkungan dari taman organik akan membaik dan membawa kesuburan bagi tanaman yang berada di sekitarnya.

Walaupun sayur organik memiliki banyak manfaat, tetap harus diperhatikan kebersihan dan kesegaran sayur organik sebelum dikonsumsi. Cuci terlebih dulu semua sayuran yang ingin dikonsumsi menggunakan air mengalir, kupas lapisan terluar dari sayuran sebelum mengolah atau mengonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya